10 Tips Instalasi Listrik Rumah Tangga Aman, Bebas Risiko Kebakaran

icon date 05 Dec 2023

Share:

whatsapptwitterfacebook
link
featured image

Instalasi listrik yang benar punya pengaruh besar terhadap kenyamanan Anda selama tinggal di rumah. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa setiap kegiatan di rumah sangat bergantung pada listrik. Masalah korsleting listrik sudah menjadi hal yang sering terjadi. Kesalahan menggunakan kabel ekstensi, hingga kabel listrik yang hampir putus dapat menjadi penyebabnya. Resiko terburuknya, bisa-bisa rumah Anda kebakaran.

Karena itu, instalasi listrik rumah tangga yang benar sangat penting untuk diperhatikan agar kedepannya listrik dapat digunakan dengan baik dan nyaman.

Instalasi listrik rumah tangga adalah rangkaian yang digunakan untuk menyalurkan listrik ke alat-alat elektronik yang digunakan.

Instalasi listrik merupakan tanggung jawab Anda sebagai pemilik rumah. Tugas PLN hanya menyediakan listrik ke rumah Anda beserta meterannya saja. Kemudian, Anda lah yang harus merangkai saluran daya listrik PLN untuk berbagai kebutuhan, seperti lampu, colokan listrik, dan alat elektronik lainnya.

Ketika membangun atau merenovasi rumah, persoalan instalasi listrik pasti akan Anda temui. Karenanya, pahami dulu beberapa hal dasar berikut ini mengenai instalasi listrik rumah tangga.

Panduan Dasar Instalasi Listrik Rumah Tangga

1. Hitung Jumlah Ruangan dan Luas Total Rumah

instalasi listrik rumah tangga
(Sumber: freepik)

Hal paling awal yang perlu Anda ketahui adalah luas total rumah Anda. Jika Anda akan merenovasi rumah secara total, maka hitung luas rumah setelah renovasi selesai.

Ini dilakukan agar Anda dapat memperkirakan berapa meter kabel yang dibutuhkan. Tentunya, Anda pasti tidak ingin sampai salah dan membeli kabel yang terlalu pendek, bukan? Misalnya, rumah di cluster Izzi BSD dengan luas 80 m2 pasti membutuhkan kabel yang lebih panjang dibanding rumah dengan luas hanya 36 m2.

Penting juga untuk menghitung jumlah ruangan di rumah. Dengan begitu, Anda dapat memastikan berapa jumlah lampu yang dibutuhkan, jumlah saklar, steker, dan hal yang lainnya.

Pilihan Hunian Baru Untuk Kamu

IZZI BSD City
IZZI BSD City

Tangerang

Kamar Tidur: 2-3
LB: 80-99m2
LT: 55-72m2

Mulai Dari

Rp. 1.4 Milyar

Navara Kota Harapan Indah
Navara Kota Harapan Indah

Bekasi

Kamar Tidur: 4-5
LB: 101-126m2
LT: 66-84m2

Mulai Dari

Rp. 1.3 Milyar

Anza Homes @Malibu Village
Anza Homes @Malibu Village

Tangerang

Kamar Tidur: 3
LB: 96-119m2
LT: 48-77m2

Mulai Dari

Rp. 1.7 Milyar

Nuone at Arcova
Nuone at Arcova

Bekasi

Kamar Tidur: 2
LB: 48m2
LT: 50m2

Mulai Dari

Rp. 899 Juta

2. Buat Denah


(Sumber: freepik)

Alangkah lebih baik jika Anda dapat menggambarkan denah rumah sebagai gambaran saat akan melakukan instalasi listrik nanti. Membuat denah akan sangat membantu. Dengan adanya denah, Anda bisa memperkirakan di mana letak jalur listrik nantinya akan mengalir dan letak Miniature Circuit Breaker atau MCB listrik.

Kemudian, baru Anda bisa menentukan tempat saklar dan steker. Dengan menggunakan denah, Anda juga bisa mengatur untuk penempatan steker dan saklar yang lebih mudah. Misalnya, menempatkan saklar lampu di dekat pintu, atau menempatkan steker di dekat meja kerja.

 

3. Ketahui Kebutuhan Daya Listrik

instalasi listrik rumah tangga
(Sumber: freepik)

Yang tidak kalah penting adalah mengetahui besaran daya listrik yang dibutuhkan. Daya listrik yang terlalu kecil bisa menyebabkan jeglek atau listrik putus secara tiba-tiba. Sedangkan apabila daya listrik terlalu besar, maka bayaran yang perlu Anda keluarkan juga lebih besar. Padahal, Anda bisa lebih menghemat dengan membayar daya listrik sesuai dengan yang dibutuhkan saja.

Semakin banyak alat elektronik yang digunakan, maka semakin besar juga daya listrik yang diperlukan. Tiap alat elektronik juga membutuhkan besaran daya yang berbeda-beda. Jadi, Anda perlu memperhitungkan itu semua.

Maka dari itu, pilihan rumah di CariProperti cocok banget buat Anda yang butuh daya listrik besar. Sebagai contoh, rumah di Navara Kota Harapan Indah memiliki daya listrik sebesar 2.200 watt. Dengan begitu, Anda bisa nonton TV, nyalain AC, masak nasi, goreng ayam di air fryer, bahkan sampai nyuci baju di saat yang sama tanpa takut jeglek.

 

Anda mungkin juga suka: 9 Cara Hemat Listrik di Rumah, Efektif Menurunkan Tagihan!

 

4. Gunakan Kabel SNI


(Sumber: unsplash)

Seperti hal lainnya, kabel yang digunakan untuk rumah Anda juga harus sudah mengikuti SNI atau Standar Nasional Indonesia. Selain kualitas baik yang dapat digunakan untuk waktu yang lama, kabel SNI juga telah memenuhi regulasi yang berlaku sehingga lebih aman digunakan.

 

5. Bagi Jalur dengan Tepat

instalasi listrik rumah tangga
(Sumber: freepik)

Pembagian jalur ini penting agar kabel tidak memiliki beban yang terlalu berat dan menimbulkan panas yang dapat menyebabkan kebakaran. Satu jalur listrik dapat digunakan maksimal untuk 8 titik stop kontak dan 12 titik lampu.

Penting juga untuk selalu memisahkan jalur listrik untuk perangkat rumah tangga yang membutuhkan daya lebih besar, seperti mesin cuci, AC, dan perangkat yang lainnya.

 

6. Grounding

Grounding adalah jalur kabel tersendiri yang dipasang menuju titik di tanah. Sistem ini berguna untuk menghilangkan beda potensial, seperti kebocoran arus listrik atau sambaran petir.

Grounding dipasang menggunakan sebuah elektroda khusus yang ditanam di dalam tanah. Dipasang di dalam tanah karena bumi memiliki massa dan volume yang besar, sehingga bisa menetralkan apabila ada muatan listrik terlalu besar.

Enam poin di atas merupakan panduan dasar dalam hal instalasi listrik di rumah Anda. Adapun beberapa tips instalasi listrik yang penting juga untuk Anda perhatikan.

 

Tips Instalasi Listrik Rumah Tangga

1. Jangan Langsung Hubungkan Listrik PLN

Maksudnya adalah Anda harus menyelesaikan instalasi listrik rumah hingga selesai seratus persen sebelum menghubungkannya dengan listrik dari PLN. Apabila Anda menghubungkan listrik terlebih dahulu atau sebelum instalasi listrik selesai dengan sempurna, maka berpotensi membahayakan Anda saat akan melanjutkan instalasi.

 

2. Letakkan MCB di Tiap Area

Agar Anda lebih nyaman selama tinggal di rumah, Anda bisa meletakkan MCB di tiap area berbeda yang menggunakan banyak alat elektronik, seperti dapur atau ruang lainnya. Hal ini dilakukan agar jika ada yang jeglek, ruangan rumah yang lain tidak terpengaruh dan dapat tetap dialiri listrik dengan baik.

 

3. Lebihkan Besaran Daya Listrik

Penghitungan daya listrik yang dibutuhkan oleh rumah adalah hal penting yang harus dilakukan dengan teliti dan cermat.

Agar lebih aman, Anda bisa menambah daya listrik sebesar kurang lebih 30% dari perhitungan total. Ini dilakukan agar listrik tidak mudah jeglek saat Anda menggunakan beberapa alat elektronik yang digunakan sesekali, seperti mesin cuci, setrika, blender, dan lain-lain.

Pilihan Hunian Baru Untuk Kamu

IZZI BSD City
IZZI BSD City

Tangerang

Kamar Tidur: 2-3
LB: 80-99m2
LT: 55-72m2

Mulai Dari

Rp. 1.4 Milyar

Navara Kota Harapan Indah
Navara Kota Harapan Indah

Bekasi

Kamar Tidur: 4-5
LB: 101-126m2
LT: 66-84m2

Mulai Dari

Rp. 1.3 Milyar

Anza Homes @Malibu Village
Anza Homes @Malibu Village

Tangerang

Kamar Tidur: 3
LB: 96-119m2
LT: 48-77m2

Mulai Dari

Rp. 1.7 Milyar

Nuone at Arcova
Nuone at Arcova

Bekasi

Kamar Tidur: 2
LB: 48m2
LT: 50m2

Mulai Dari

Rp. 899 Juta

4. Kabel SNI Saja Tidak Cukup

Memilih kabel yang sudah lolos SNI memang penting. Namun, untuk keamanan yang maksimal, memilih kabel dengan logo SNI saja belum cukup.

Agar lebih terjamin, pilihlah merek kabel yang sudah terkenal dengan kualitas unggulannya. Perhatikan reputasi merek kabel yang Anda pilih.

_____

Itu dia beberapa hal mendasar yang penting untuk Anda ketahui mengenai instalasi listrik rumah tangga. Demi keamanan dan kenyamanan, jangan lupa untuk melakukan pengecekan secara berkala agar dapat memastikan jika ada kabel yang terkelupas atau bengkok.

Cari rumah baru di Tangerang? Temukan sekarang dengan CariProperti! Terpercaya dengan ribuan unit rumah di Tangerang, Jakarta, Bekasi, dan kota-kota lainnya. Kunjungi website resmi CariProperti untuk informasi lebih lanjut!

Artikel Lainnya

22 May 2026

Apartemen atau Rumah Subsidi, Mana yang Lebih Cocok untuk Pekerja Muda?

Punya hunian sendiri sekarang jadi salah satu target finansial banyak pekerja muda. Setelah beberapa tahun kerja dan mulai capek bayar kontrakan atau kos setiap bulan, muncul pertanyaan yang cukup sering bikin galau: lebih baik pilih apartemen atau r...

23 November 2021

Inspirasi Desain Rumah Ala Eropa yang Super Mewah dan Elegan

Rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang. Namun setiap individu pasti semua memiliki perbedaan selera tentang suatu hal, termasuk juga dalam hal interior rumah. Ada yang ingin mempunyai rumah minimalis, ada juga yang menyukai desain rumah k...

29 April 2026

Cara Hitung Kemampuan Beli Rumah dari Gaji, Gaji Rp5 Juta Bisa Punya Rumah?

“Gaji saya segini, memangnya sudah cukup buat beli rumah?” Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di kepala banyak pekerja, terutama yang setiap bulan masih harus membagi penghasilan untuk kebutuhan hidup, transportasi, tagihan, sampai...

23 December 2025

11 Cara Menata Lemari Pakaian Kecil agar Muat Lebih Banyak

Lemari pakaian kecil sering menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari. Ruang yang terbatas sering membuat pakaian terlihat berantakan, susah dicari, dan pemanfaatan ruang terasa tidak optimal. Mengetahui cara menata lemari pakaian keci...

26 August 2026

10 Persiapan Pindah Rumah Lengkap & Timeline Checklist Pindahan

Persiapan pindah rumah merupakan fase krusial yang menentukan seberapa lancar proses transisi Anda ke hunian baru. Tanpa perencanaan logistik dan administrasi yang matang, proses pemindahan barang berisiko menimbulkan stres, membengkakkan alokasi bia...