Lantai Vinyl vs Keramik : Perbandingan Harga, Bahan, dan Kualitas

Nadia23 Apr 2024

Apakah Anda masih bingung untuk memilih lantai vinyl vs keramik? Berikut perbandingannya. 

Memilih lantai rumah yang tepat merupakan keputusan penting ketika membangun rumah. Selain menjadi bagian interior rumah, lantai juga memiliki fungsi sebagai alas yang mempengaruhi kenyamanan rumah. Di Indonesia, terdapat dua jenis lantai yang paling populer, yaitu adalah lantai vinyl dan lantai berbahan keramik.

Lantai vinyl dan keramik memiliki keunggulan dan kelebihan. Anda bisa memilih salah satu dari keduanya sesuai dengan kebutuhan. Artikel ini akan membahas tuntas mengenai perbandingan lantai vinyl vs keramik, mulai dari pengertian, kelebihan dan kekurangan, serta tips memilih lantai. 

Pengertian Lantai Vinyl dan Keramik 

lantai vinyl vs keramik

Lantai vinyl merupakan lantai yang terbuat dari bahan Poly Vinyl Chloride atau sering dikenal dengan PVC. Biasanya, lantai vinyl memiliki bentuk plastik bertulang yang dapat dipasang secara manual. Motif lantai vinyl juga sangat beragam, namun yang paling populer adalah motif kayu untuk memberikan kesan minimalis dan modern para ruangan. 

Sedangkan keramik merupakan jenis lantai yang paling populer di Indonesia. Keramik pada umumnya terbuat dari tanah liat yang dicampur dengan berbagai bahan, kemudian bagian permukaannya dilapisi dengan glasir dan dibakar. Melalui proses tersebut, keramik dapat menjadi opsi untuk Anda yang ingin memiliki lantai yang terlihat rapi.

Perbandingan Antara Lantai Vinyl Vs Keramik 

1. Bahan yang digunakan

Perbandingan pertama antara lantai vinyl vs keramik adalah dari segi bahan atau material. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa lantai vinyl terbuat dari PVC yang memiliki sifat sintetis. Bahannya yang sintetis membuat lantai vinyl memiliki sifat elastis, namun materialnya cukup tipis. 

Lantai vinyl biasanya didesain anti gores, anti noda, dan tahan air, sehingga akan lebih mudah untuk dibersihkan. Selain itu, lantai vinyl juga didesain nyaman untuk diinjak, sehingga sangat cocok untuk menjadi bahan lantai di berbagai jenis ruangan. 

Berbeda dengan lantai vinyl, keramik terbuat dari tanah liat yang dibakar pada suhu tinggi. Pada bagian permukaan dilapisi oleh glasir yang memberikan tampilan glossy pada lantai. Selain memberi tampilan glossy, glasir juga memiliki fungsi agar keramik tahan air dan mudah dibersihkan, sehingga sangat cocok untuk menjadi alas lantai rumah.

Keramik merupakan pilihan bahan lantai yang sangat populer di Indonesia. Biasanya bahan keramik juga digunakan di dinding atau bahkan di kamar mandi. Lapisannya yang glossy menjadikan keramik sangat cocok untuk berbagai jenis interior ruangan.

2. Faktor Ketahanan

Jika dilihat dari faktor ketahanan, keramik memiliki material yang lebih tahan lama dibandingkan dengan lantai vinyl. Hal ini dikarenakan material yang digunakan berbahan tanah liat yang bisa awet dalam puluhan tahun. Namun lantai berbahan keramik sangat rentan dengan bahan keras. Bahan keramik akan mudah retak dan pecah jika kejatuhan benda berbahan berat.

Walaupun keramik memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan lantai vinyl bukan berarti lantai ini tidak tahan lama. Lantai vinyl juga didesain tahan air dan cukup kuat untuk alas rumah. Selain itu, bahan vinyl juga dapat tahan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Kelemahan lantai vinyl adalah rentan terhadap goresan maupun tusukan benda tajam. 

3. Motif dan desain

Perbandingan selanjutnya untuk lantai vinyl vs keramik adalah dari segi motif dan desain. Lantai vinyl memiliki motif atau desain yang sangat variatif, mulai dari motif yang mengadaptasi tampilan kayu, batu alam, hingga motif yang mirip seperti keramik. Hal inilah yang menjadikan lantai vinyl kerap menjadi pilihan untuk para pencinta interior rumah modern. 

Berbeda dengan lantai vinyl, motif keramik pada umumnya memiliki sifat yang agak kaku dibandingkan dengan lantai vinyl. Motif keramik biasanya beragam dengan berbagai bentuk maupun tekstur, namun desain tampilannya pada umumnya lebih sederhana dan netral dibandingkan dengan motif vinyl.

4. Proses Pemasangan

Lantai Vinyl

Jika dibandingkan dari segi proses pemasangan, material vinyl cenderung lebih fleksibel dan mudah untuk dipasang. Proses pemasangannya dapat dipasang langsung di atas lantai yang sudah ada. Hal inilah yang membuat lantai vinyl dapat dipasang secara mandiri tanpa perlu bantuan dari tukang atau ahli bangunan.

Berbeda dengan lantai vinyl, pemasangan keramik memerlukan proses yang lebih detail. Dalam pemasangannya, dibutuhkan semen atau perekat khusus untuk memasang keramik satu persatu. Dalam proses pemasangannya membutuhkan bantuan ahli bangunan seperti tukang untuk proses pemasangan yang lebih maksimal.

5. Perawatan Lantai

Dalam proses perawatan, lantai vinyl memiliki sifat yang mudah dibersihkan. Cukup dilap dengan kain lembap, Anda dapat membersihkan kotoran yang ada di permukaan lantai. Apalagi sifatnya yang tahan air membuat jenis lantai ini direkomendasikan untuk berbagai jenis ruangan.

Begitu juga dengan keramik. Dengan perawatan yang tepat, lantai keramik dapat bertahan hingga puluhan tahun. Namun keramik memerlukan perawatan yang cukup rutin, karena keramik yang tidak dibersihkan dengan tepat akan menimbulkan jamur di area permukaan lantai.

6. Perbandingan Harga 

Berdasarkan perbandingan harga antara lantai vinyl vs keramik, harga lantai vinyl dan keramik memiliki perbedaan yang tidak terlalu jauh. Masing-masing keramik maupun lantai vinyl memiliki harga yang variatif, tergantung dengan jenis bahan, motif, ukuran, dan kualitas barang.

Untuk keramik biasanya dijual dengan kisaran harga sekitar Rp 50.000 sampai Rp 200.000 per meter persegi. Sistem pembelian lantai keramik adalah satuan sesuai dengan kebutuhan. Untuk kisaran harga vinyl juga sangat variatif dengan harga mulai dari Rp 40.000an. Terdapat juga pilihan lantai vinyl dengan harga murah namun dengan kualitas bahan yang standar. Ada juga bahan vinyl berkualitas yang dijual dengan kisaran harga Rp 100.000-Rp 200.000an.

Memilih Bahan Lantai yang Tepat

lantai vinyl vs keramik

Setelah mengetahui perbandingan antara lantai vinyl vs keramik, Anda tentunya sudah memiliki gambaran tersendiri mengenai jenis bahan lantai yang tepat untuk rumah Anda.

Jika Anda mengutamakan estetika interior dengan harga terjangkau, opsi lantai vinyl bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun jika Anda mencari jenis lantai yang tahan untuk jangka panjang, opsi keramik bisa menjadi pilihan bahan lantai yang sesuai untuk Anda. 

Ketika memilih jenis lantai yang berkualitas, pastikan untuk memperhatikan jenis material yang digunakan. Bandingkan juga spesifikasi setiap produk, mulai dari ukuran, harga, serta ketahanan bahan lantai. Jika Anda masih ragu, jangan sungkan untuk meminta rekomendasi kepada ahli bangunan atau desainer interior untuk memilihkan jenis bahan lantai yang sesuai.

_

Jika Anda ingin membeli rumah berkualitas dengan interior menarik, kunjungi Cari Properti yang menyediakan pilihan unit rumah yang dibangun oleh developer berkualitas. Tersedia pilihan unit rumah dengan lantai yang menggunakan material berkualitas.

Beberapa rekomendasi perumahan berkualitas diantaranya adalah Jual Rumah BSD, Jual Rumah Alam Sutera dan Jual Rumah Gading Serpong hanya di Cari Properti.

Artikel Lainnya

25 Jan 2022

7 Rumah BSD Gaya Jepang yang Minimalis dan Modern

Rumah bergaya Jepang saat ini menjadi hunian yang sangat diminati, terutama oleh generasi millenial. Alasan hunian ini kian digandrungi adalah interiornya yang minimalis. Biasanya, rumah berdesain Jepang memadukan warna netral yang membuat hunian ter...

07 Jul 2022

6 Trend Desain Rumah Baru 2022, Mana yang Favorit Anda?

Memiliki rumah sesuai selera menjadi kunci dari kenyamanan untuk selalu betah di rumah. Apalagi dengan keadaan saat ini yang mengharuskan kita beraktivitas dari rumah atau Work From Home (WFH). Suasana rumah yang nyaman memang nyatanya dapat mendukun...

16 Nov 2022

5 Tempat Nongkrong Hits di BSD Ini Surganya Kaum Milennial

Anda sedang ingin bersantai? Mencari tempat dengan suasana yang nyaman untuk meninggalkan sejenak urusan di hari kerja? Akan selalu ada saatnya Anda merasa lelah dengan rutinitas Anda yang biasa, jadi Anda harus melepas lelah meski hanya sebentar saj...