Panduan Lengkap Regulasi Properti Ramah Lingkungan dan Kriterianya

icon date 16 Aug 2024

Share:

whatsapptwitterfacebook
link
featured image

Saat ini, kebutuhan akan properti yang nyaman dan ramah lingkungan terus meningkat. Seiring dengan dampak pemanasan global yang semakin terasa, minat terhadap gaya hidup berkelanjutan juga terus mengalami peningkatan. Menurut Chief Risk & Sustainability Officer Sinar Mas Land, M Reza Abdulmajid, tren gaya hidup hijau yang berkembang di kalangan masyarakat urban terus meningkat, dimana masyarakat diperkirakan lebih tertarik pada properti yang ramah lingkungan untuk investasi dan kepemilikan. 

Lalu, apa itu properti ramah lingkungan? Apa saja kriteria dan spesifikasinya? Artikel ini akan membahas tuntas mengenai regulasi properti ramah lingkungan yang dapat dijadikan referensi untuk Anda. 

Apa itu Properti Ramah Lingkungan?

Bagi orang awam, istilah properti ramah lingkungan mungkin belum terlalu familiar. Properti ramah lingkungan, atau dikenal sebagai green property pada dasarnya merupakan bangunan yang dibangun dan digunakan dengan memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan. Konsep ini menekankan keseimbangan antara konstruksi dan ekosistem di sekitarnya. 

Dalam pembangunan properti hijau, prinsip keberlanjutan diterapkan mulai dari perencanaan hingga penggunaan sehari-hari, seperti pemilihan material yang ramah lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan, dan efisiensi sumber daya. 

Menurut Green Building Council Indonesia, properti atau rumah ramah lingkungan adalah hunian yang memanfaatkan lahan secara bijak, efisien dalam penggunaan energi dan air, serta memperhatikan konservasi sumber daya alam. Properti ramah lingkungan juga sehat dan aman bagi penghuninya. Keberhasilan konsep ini bergantung pada perilaku ramah lingkungan dari penghuninya. 

Tujuan utamanya adalah meminimalkan dampak negatif konstruksi terhadap lingkungan, seperti emisi karbon dan penggunaan air berlebih, sehingga properti yang dibangun tidak hanya nyaman tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan.

Mengapa Properti Ramah Lingkungan Mulai Diminati? 

Banyak sekali faktor yang menyebabkan properti ramah lingkungan mulai diminati, diantaranya : 

  • Kesadaran Akan Dampak Lingkungan

Meningkatnya kesadaran akan dampak buruk dari perubahan iklim telah mendorong banyak orang untuk mencari hunian yang lebih ramah lingkungan. Properti yang dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan membantu mengurangi jejak karbon dan dampak negatif terhadap lingkungan.

  • Perkembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Kemajuan teknologi membuat para developer perumahan berlomba-lomba untuk menciptakan hunian yang ramah lingkungan. Penggunaan green technology seperti pengelolaan energi otomatis, panel surya, dan teknologi lainnya menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang menginginkan efisiensi energi dalam hunian mereka.

  • Dukungan dari Pemerintah

Dukungan kebijakan pemerintah terhadap pembangunan properti ramah lingkungan merupakan faktor kunci yang memicu peningkatan tren properti hijau. Insentif fiskal, program efisiensi energi di sektor properti, serta peraturan terkait pembangunan berkelanjutan mendorong pertumbuhan properti yang mengedepankan prinsip-prinsip ramah lingkungan.

  • Nilai Investasi yang tinggi

Properti ramah lingkungan cenderung memiliki nilai jual yang lebih tinggi karena semakin banyak pembeli yang mencari hunian yang mendukung keberlanjutan. Ini menjadikannya investasi yang menarik untuk masa depan.

  • Tren Gaya Hidup Modern

properti ramah lingkungan kini menjadi bagian dari gaya hidup modern yang mendukung keseimbangan antara kehidupan urban dan alam. Hunian yang menyediakan lebih banyak ruang hijau dan lingkungan yang sehat menjadi semakin diminati oleh generasi muda, khususnya gen Z dan millenial.

Regulasi Kriteria Properti Ramah Lingkungan

Indonesia memiliki sertifikasi bangunan hijau dengan nama Greenship yang dikembangkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI). Menurut GBCI, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk menjadikan sebuah properti sebagai properti ramah lingkungan. Kriteria ini mencakup enam kategori utama yang disesuaikan dengan kondisi Indonesia dalam mewujudkan hunian yang lebih hijau.

  1. Penggunaan Lahan yang Tepat : Properti harus berada di lokasi yang menyediakan area hijau, akses ke transportasi umum, serta infrastruktur yang memadai.
  2. Efisiensi dan Konservasi Energi : Bangunan harus dilengkapi dengan peralatan yang membantu menghemat energi, seperti penggunaan meteran listrik yang efisien dan pemanfaatan sumber energi terbarukan.
  3. Konservasi Air : Hunian ramah lingkungan harus memiliki sistem pengelolaan air yang baik, termasuk instalasi meteran air yang efisien dan irigasi hemat air.
  4. Sumber dan Siklus Material : Material yang digunakan dalam konstruksi harus ramah lingkungan demi memastikan bahwa setiap tahap pembangunan mengurangi dampak negatif terhadap alam.
  5. Kesehatan dan Kenyamanan dalam Ruang : Bangunan harus dirancang untuk memberikan sirkulasi udara bersih, pencahayaan alami yang cukup, kenyamanan visual, minimalisasi polutan, dan kenyamanan ruang yang optimal.
  6. Manajemen Lingkungan Bangunan : Manajemen lingkungan bangunan mencakup kegiatan ramah lingkungan, pengelolaan sampah yang lebih maju, adanya fasilitas keamanan lingkungan, serta desain yang memungkinkan bangunan berkembang atau “rumah tumbuh” sesuai kebutuhan di masa depan.

 

Selain itu, Kementerian PUPR juga dapat melaksanakan sertifikasi Bangunan Gedung Hijau (BGH), dimana prinsip BGH pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 21 tahun 2021 Tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau adalah sebagai berikut : 

  1. Perumusan kesamaan tujuan, pemahaman serta rencana tindak;
  2. Pengurangan penggunaan sumber daya, baik berupa lahan, material, air, sumber daya alam maupun sumber daya manusia (reduce);
  3. Pengurangan timbulan limbah, baik fisik maupun non-fisik;
  4. Penggunaan kembali sumber daya yang telah digunakan sebelumnya (reuse);
  5. Penggunaan sumber daya hasil siklus ulang (recycle); 
  6. Perlindungan dan pengelolaan terhadap lingkungan hidup melalui upaya pelestarian;
  7. Mitigasi risiko keselamatan, kesehatan, perubahan iklim, dan bencana; 
  8. Orientasi kepada siklus hidup; 
  9. Orientasi kepada pencapaian mutu yang diinginkan; 
  10. Inovasi teknologi untuk perbaikan yang berkelanjutan; 
  11. Peningkatan dukungan kelembagaan, kepemimpinan dan manajemen dalam implementasi.

 

Rekomendasi Cluster Ramah Lingkungan

Tanakayu adalah sebuah cluster yang mengadopsi konsep "healthy living" dengan sentuhan "tropical modern resort." Salah satu varian dari Tanakayu adalah Cluster Vasya yang dirancang untuk mendukung gaya hidup sehat para penghuninya. Cluster ini merupakan bagian BSD City yang dilengkapi fasilitas modern dan ramah lingkungan, sehingga sangat ideal bagi Anda yang mencari rumah ramah lingkungan. 

Cluster Tanakayu Vasya BSD juga menyediakan ruang kerja luar ruangan dengan fasilitas wifi publik. Selain itu, terdapat clubhouse bintang 5 yang dilengkapi kolam renang, lounge, gym, jogging track, production hall, dan area bermain anak. Adanya berbagai fasilitas ramah lingkungan tentunya menjadi poin plus dari cluster ini. 

  • Cluster Terravia

Rekomendasi properti ramah lingkungan selanjutnya adalah Cluster Terravia yang mengusung konsep berkelanjutan. Terravia memperkenalkan cluster perdananya, yaitu Adora at Terravia. Setiap unit di Adora at Terravia dilengkapi dengan delapan fitur pintar yang mendukung gaya hidup berkelanjutan. Tak hanya itu, cluster ini juga dilengkapi dengan area hijau seluas lebih dari 2 hektar menciptakan suasana alami yang nyaman. 

Unit Adora juga dibangun dengan desain modern tropis yang menggabungkan elemen klasik dengan sentuhan ramah lingkungan. Setiap unitnya juga didesain dengan interior yang memaksimalkan pencahayaan alami dalam ruangan serta dilengkapi dengan fitur-fitur pintar seperti kunci pintu otomatis, penyaring udara, panel surya, dan sistem pengelolaan limbah terintegrasi. 

  • Cluster Tresor

Cluster Tresor BSD City menerapkan konsep ramah lingkungan yang dikenal dengan Green Concept, dimana setiap aspek desain dan konstruksi fokus pada efisiensi energi dan penggunaan material ramah lingkungan. Salah satu fitur utama dari konsep Green Concept di Tresor adalah penerapan teknologi untuk mengelola konsumsi energi. Misalnya, penggunaan lampu LED hemat energi dan sistem pengelolaan air yang efisien dirancang untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas sehari-hari di cluster ini.

Tresor at BSD City juga menawarkan fasilitas premium yang meningkatkan kenyamanan penghuninya. Setiap unit dirancang dengan perhatian terhadap detail untuk menciptakan suasana elegan dan nyaman. Penghuni dapat menikmati taman pribadi, ruang terbuka hijau, serta fasilitas olahraga dan rekreasi modern. Menarik bukan? 

Temukan Rumah Ramah Lingkungan Hanya di CariProperti

Apakah Anda tertarik untuk memiliki rumah yang tidak hanya nyaman tetapi juga ramah lingkungan? Kunjungi CariProperti dan temukan berbagai pilihan properti hijau yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Dengan beragam pilihan dan fasilitas premium, Anda bisa menemukan hunian ideal yang mendukung gaya hidup sehat serta nyaman untuk dijadikan hunian jangka panjang. 

photo profile

Author

Nadia

Nadia merupakan seorang SEO Writer dan SEO Specialist di Cari Properti. Ia sudah berpengalaman lebih dari 3 tahun dalam dunia penulisan, khususnya di bidang properti. Topik-topik favoritnya adalah seputar investasi properti, interior, dan lifestyle.

Artikel Lainnya

30 October 2025

Pengertian Sporadik Tanah, Manfaat, dan Cara Mengajukannya | Info Terbaru

Pernah mendengar istilah sporadik tanah, tapi belum benar-benar tahu apa artinya? Tenang, kamu bukan satu-satunya. Banyak pemilik rumah dan investor tanah yang baru menyadari pentingnya istilah ini ketika berurusan dengan legalitas lahan atau saat in...

02 October 2025

Kenali Over Kontrak Sewa Rumah, Solusi Cepat Punya Hunian Murah

Mencari hunian terjangkau di kota besar seperti Jakarta, Depok, Bekasi, atau Tangerang bukan perkara mudah. Harga rumah di kawasan Jabodetabek terus mengalami kenaikan rata-rata 5–7% per tahun dalam lima tahun terakhir (BPS, 2023). Sementara i...

30 April 2026

Wajib Paham Perbedaan SKMHT dan APHT Sebelum Ambil KPR Rumah!

Banyak orang mengira proses beli rumah dengan KPR cuma berhenti di tiga hal: pilih rumah, siapkan DP, lalu tanda tangan akad. Padahal saat masuk meja notaris, biasanya akan muncul sederet istilah legal yang bikin pembeli rumah pertama langsung menger...

05 September 2024

Resmi! Kuota Rumah Subsidi 2024 Naik di September Ini

CariProperti - Kuota rumah subsidi dari pemerintah telah menjadi sebuah solusi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki hunian yang layak. Setiap tahunnya, pemerintah rutin memberikan bantuan atau insentif pembiayaan rumah dalam ske...

28 October 2022

Ini Dia Cara KPA Apartemen lengkap dengan syaratnya!

Sekarang ini banyak sekali orang yang ingin tinggal di Apartemen karena alasannya simple yaitu jika kita tinggal di Apartemen kita sudah bisa bisa menggunakan beberapa fasilitas yang ada, jika Anda ingin tinggal di Apartemen maka Anda harus tahu baga...