10 Nama Rumah Adat Bali Beserta Gambar, Filosofi, & Sejarahnya (Lengkap)

icon date 29 Jan 2025

Share:

whatsapptwitterfacebook
link
featured image

CariProperti - Rumah Adat Bali. Keindahan alam Bali memang sudah tidak perlu diragukan lagi, bahkan mendapatkan pengakuan dunia. Mulai dari pantainya yang melintang di seluruh pesisir selatan, pegunungan indah dengan bergama spot foto menarik dan atraksi yang memacu adrenalin, hingga hutan rimbun yang menyuguhkan keanekaragaman hewani dan hayati.

Tak hanya keindahan alamnya, kekayaan budaya pulau dewata juga patut diacungi jempol. Pentas seni Tari Kecak & Api Uluwatu, patung Garuda Wisnu Kencana karya seniman Bali, I Nyoman Nuarta, dan Museum Kesenian Agung Rai adalah beberapa tempat yang dapat memanjakan Anda dengan keindahan budaya Bali.

Sejatinya Bali masih menyediakan banyak sekali keindahan yang mungkin belum Anda ketahui, salah satunya arsitektur tradisional Bali. Pulau Seribu Pura ini memiliki arsitektur tradisional yang tak kalah indah dan estetik dari daerah lainnya di Indonesia. Maka tidak heran jika banyak vila atau penginapan di berbagai daerah mulai mengadaptasi desain arsitektur Bali.

Namun, desain Bali pada penginapan estetik yang sering Anda lihat sudah banyak mendapatkan pengaruh gaya modern yang minimalis. Jadi, bagaimana gaya arsitektur tradisional bali yang sesungguhnya? Bagaimana sejarah terciptanya rumah adat Bali dan fakta-fakta unik di baliknya?

Untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai rumah adat Bali, mulai dari sejarah, filosofi, desain, hingga seluruh fakta menarik yang ada di dalamnya. Yuk, kita simak bersama-sama!

Ringkasan Nama Rumah Adat Bali dan Fungsinya

Untuk memudahkan Anda memahami struktur bangunan tradisional Bali, berikut adalah daftar ringkas nama bangunan rumah adat Bali beserta fungsi utamanya:

Nama Bangunan / Bagian Fungsi Utama
Angkul-Angkul Pintu gerbang utama sebagai akses keluar-masuk pekarangan
Aling-Aling Dinding pembatas di balik pintu masuk untuk menolak energi negatif
Sanggah / Pamerajan Tempat sembahyang & area suci keluarga
Bale Manten Bangunan / tempat tidur untuk kepala keluarga & anak perempuan
Bale Gede / Bale Adat Tempat upacara adat & pertemuan keluarga besar
Bale Dauh Tempat menerima tamu & tempat tidur anak laki-laki/anggota keluarga lain
Pawaregan (Paon) Dapur tradisional untuk memasak
Klumpu / Lumbung Tempat penyimpanan hasil panen (padi)
Bale Delod Tempat tinggal & pelaksanaan upacara kematian
Bale Meten Bangunan khusus untuk anak gadis / tempat menyimpan benda berharga

 

Sejarah dan Filosofi Rumah Tradisional Bali

Menurut Ir. Nyoman Sudiarta, (2020), dalam artikel ilmiahnya berjudul Rumah Tradisional Bali, Bali memiliki sejarah arsitektur yang cukup panjang. Rumah adat Bali bermula dari masyarakat Bali Aga yang mendiami wilayah pegunungan. Masyarakat Bali Aga mengembangkan sebuah desain arsitektur yang menyatukan benda-benda alam ke dalam sebuah susunan harmonis yang bertujuan untuk menyeimbangkan manusia dengan alam dan lingkungan sekitarnya.

Arsitektur masyarakat Bali Aga terus berkembang hingga menciptakan sebuah konsep yang masih dikenal sampai sekarang, yaitu Bale Agung. Saat ini, kita dapat menikmati keindahan arsitektur Bale Agung yang otentik di beberapa tempat, seperti di Gunung Kawi, Tirta Empul, dan Gua Gajah.

Menurut Suandra (1991), dalam artikel jurnal Rumah Tinggal Tradisional Bali dari Aspek Budaya dan Antropometri, Parwata (2011), masyarakat Bali mengenal dua konsep utama dalam desain arsitektur tradisional Bali, yaitu:

  • Tri Hita Karana yang berarti menumbuhkan keselarasan antara manusia, alam, dan Tuhan.
  • Tri Semaya yang merupakan konsep waktu; dahulu, sekarang, dan masa depan.

 

Lebih lanjut, Suandra memaparkan dari dua konsep ini lahirlah sebuah konsep bernama Desa Kala Patra yang menjadikan ruang, waktu, dan kondisi lingkungan sebagai dasar utama dari pembuatan sebuah bangunan. Sudiarta, (2020), menambahkan beberapa konsep yang lainnya, seperti:

  • Tri Loka atau Tri Angga yang merupakan konsep hirarki ruang;
  • Nawa Sanga atau Sanga Mandala yang merupakan konsep kosmologi;
  • Manik Ring Cucupu yang adalah konsep kesimbangan kosmologi;
  • Konsep Open Air;
  • Konsep kejujuran bahan bangunan;
  • Serta konsep dimensi yang didasari oleh proporsi dan skala manusia, seperti Astha, Tapak, Tapak Ngandang, dll.

Pilihan Hunian Baru Untuk Kamu

Bali Signature Bali Tropical
Bali Signature Bali Tropical

Tangerang Selatan

Kamar Tidur: 4
LB: 136-140m2
LT: 74-124m2

Mulai Dari

Rp. 2.4 Milyar

Lake Home Serpong by Bali Resort
Lake Home Serpong by Bali Resort

Bogor

Kamar Tidur: 2-3
LB: 80-110m2
LT: 60-66m2

Mulai Dari

Rp. 934 Juta

Terasbali Premiere
Terasbali Premiere

Depok

Kamar Tidur: 3
LB: 72-96m2
LT: 90-150m2

Mulai Dari

Rp. 1.5 Milyar

Cherry Field
Cherry Field

Bandung

Kamar Tidur: 3-4
LB: 96-225m2
LT: 105-200m2

Mulai Dari

Rp. 2.1 Milyar

10 Nama Rumah Adat Bali yang Orang Belum Banyak Tahu

Berdasarkan konsep di atas dan nilai filosofi yang terkandung di dalamnya, lantas, apa nama-nama rumah adat Bali? 

1. Angkul-Angkul

gambar nama rumah adat bali: angkul-angkul

Angkul-Angkul merupakan salah satu rumah tradisional Bali yang memiliki ciri khas berupa memiliki atap yang terbuat dari rumput dan biasanya berbentuk seperti Candi Bentar.

2. Aling-Aling

Aling-Aling merupakan bangunan adat Bali yang dipercaya dapat membawa energi positif untuk keharmonisan rumah. Aling-Aling memiliki ciri khas berupa tembok pembatas berupa batur setinggi 150 cm yang dapat menjaga privasi pemilik rumah.

3. Bale Manten

gambar nama rumah adat bali: bale manten

Bale Manten biasanya merupakan sebuah bangunan yang diperuntukkan kepada kepala keluarga atau anak perempuan yang belum menikah. Ciri khas dari bangunan ini adalah bentuknya yang berupa persegi panjang serta berada di sebelah utara bangunan utama dengan dua ruangan, yaitu bale kanan dan bale kiri.

4. Bale Dauh

Berbeda dengan Bale Manten, Bale Dauh diperuntukan untuk menyambut tamu atau kamar anak remaja laki-laki. Bale Dauh terletak di sebelah barat rumah utama dengan ciri khas berupa jumlah tiang yang banyak dan berbeda antara tiap rumah.

5. Bale Sekapat

Bale Sekapat berfungsi sebagai ruang berkumpul dan bersantai keluarga dengan empat tiang di tengah sebagai penyangga serta atap berbentuk pelana.

 

Baca juga: 7 Keuntungan Investasi Properti di Bali, Menarik Banget!

 

6. Klumpu Jineng

Salah satu rumah adat Bali yang sangat unik adalah Klumpu Jineng. Rumah ini berfungsi sebagai tempat tinggal sekaligus lumbung untuk menyimpan padi dengan ciri khas berbentuk rumah panggung dengan atap dan dinding yang terbuat dari jerami.

7. Pura Keluarga

rumah adat bali: pura keluarga

Di setiap rumah tradisional Bali wajib memiliki sebuah pura sebagai tempat sembahyang, baik itu berukuran besar atau kecil, serta biasanya pura ini berada di timur laut rumah.

8. Bale Gede

Bale Gede adalah rumah adat Bali dengan ukuran yang paling besar dan berfungsi sebagai tempat perayaan besama keluarga atau masyrakat.

9. Pawarengan

nama rumah adat bali: pawarengan

Pawarengan pada rumah adat Bali berfungsi sebagai dapur untuk menyimpan dan mengolah bahan makanan. Pada umumnya terdapat dua ruangan di dalam Pawarengan. Ruangan pertama berfungsi sebagai tempat memasak, sedangkan ruangan kedua berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan dan alat masak.

10. Lumbung

Kita sudah mengetahui bahwa rumah adat Bali memiliki Klumpu Jineng sebagai lumbung padi. Namun, rumah Bali juga memiliki tempat untuk menyimpan seluruh bahan makanan, yaitu lumbung. Lumbung umumnya memiliki ukuran yang lebih kecil dari Bale dan terpisah dari rumah utama.

 

3 Fakta Unik Rumah Adat Bali

Dibalik semua kecantikan dan nilai filosofis yang sangat memukau dari rumah adat Bali, ternyata tersimpan beragam fakta unik yang menarik untuk diketahui. Apa saja? Yuk simak bersama-sama!

1. Material Bangunan Menggambarkan Strata Sosial

Pada kebudayaan masyarakat Bali, material bangunan dapat mencerminkan strata sosial mereka. Masyarakat kalangan atas biasanya menggunakan bata merah sebagai material utama, sedangkan masyarakat kelas bawah menggunakan tanah liat.

 

 

2. Adanya Ritual Sebelum Membangun Rumah

Sebagaimana masyarakat Bali pada umumnya, ritual keagamaan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, tidak terlepas pada saat ingin membangun rumah.

Sebelum membangun rumah, biasanya masyarakat Bali melakukan upacara peletakan batu atau Nasarin sebagai bentuk permintaan restu kepada bumi agar rumah mereka menjadi kuat dan tahan lama.

Selain itu, ada juga ritual untuk para pekerja yaitu Prayascita yang bertujuan untuk memohon keselamatan kepada para pekerja bangunan.

 

Baca juga: 14 Cara Efektif Investasi ke Diri Sendiri, Dijamin Glow Up!

 

3. Dinding Rumah Memiliki Fungsi Spiritual

Pada rumah Bali, dinding rumah tidak hanya berfungsi sebagai pembatas area dan penjaga privasi, tetapi juga memiliki peran spiritual. Dalam tradisi Bali, tembok atau dinding dapat berguna sebagai penangkal ilmu hitam yang memberikan dampak negatif kepada seluruh anggota keluarga.

______

Itulah sejarah, fakta, filosofi, serta desain rumah adat Bali yang perlu kita semua tahu. Dengan begitu, kita semua jadi lebih mengenal lebih dalam lagi mengenai kebudayaan dan keindahan arsitektur Indonesia, khususnya Bali.

Semoga, nantinya setiap kita pergi ke Bali, kita dapat lebih menikmati dan menghargai arsitektur Bali tidak hanya alam, kuliner, dan budayanya saja. Nah, jika kamu ingin tinggal di Bali dengan rumah ala tradisional Bali yang kental, yuk datang saja ke CariProperti!

CariProperti menawarkan banyak sekali rumah di Bali dengan desain cantik dan estetik yang pastinya bisa bikin kamu berasa liburan setiap harinya. Perumahan di Bali menghadirkan rumah modern minimalis dengan sentuhan rumah adat Bali yang khas dan unik sehingga menciptakan tampilan yang berbeda dari lainnya.

Pilihan Hunian Baru Untuk Kamu

Bali Signature Bali Tropical
Bali Signature Bali Tropical

Tangerang Selatan

Kamar Tidur: 4
LB: 136-140m2
LT: 74-124m2

Mulai Dari

Rp. 2.4 Milyar

Lake Home Serpong by Bali Resort
Lake Home Serpong by Bali Resort

Bogor

Kamar Tidur: 2-3
LB: 80-110m2
LT: 60-66m2

Mulai Dari

Rp. 934 Juta

Terasbali Premiere
Terasbali Premiere

Depok

Kamar Tidur: 3
LB: 72-96m2
LT: 90-150m2

Mulai Dari

Rp. 1.5 Milyar

Cherry Field
Cherry Field

Bandung

Kamar Tidur: 3-4
LB: 96-225m2
LT: 105-200m2

Mulai Dari

Rp. 2.1 Milyar

Rakay adalah seorang SEO Writer di CariProperti. Ia sudah berpengalaman selama lebih dari 2 tahun dalam bidang penulisan, khususnya di bidang properti. Mengkhususkan diri, tetapi tidak terbatas, pada topik desain arsitektur, interior, dan gaya hidup urban di rumah, Ia percaya bahwa konten yang berkualitas dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pembaca dalam mengambil keputusan. Kenali Rakay Diso lebih dekat di LinkedIn.

Artikel Lainnya

11 July 2025

10 Smart TV 40 Inch Terbaik 2025, Mulai 2 Jutaan!

Teman saya baru-baru ini mengganti TV lamanya dengan smart TV 40 inch yang dibelinya secara online. Ternyata, ukurannya pas di ruang tamu, kualitas gambarnya tajam, dan langsung terkoneksi dengan Netflix dan YouTube tanpa ribet. Dari situ, saya jadi...

18 March 2026

14 Tips Packing untuk Traveling, Rahasia Koper Ringkas & Rapi ala Pro!

Udah dapet tiket pesawat harga promo, itinerary di Notion udah rapi, eh... giliran mau masukin baju ke koper malah drama. Siapa, nih, yang pernah sampai harus "duduk" di atas koper atau minta bantuan orang serumah buat narik resleting biar mau tertut...

26 January 2024

Pengertian Smart Home System Lengkap Dengan Daftar Peralatannya

Istilah Smart Home System kerap disebut dalam perumahan atau cluster modern. Biasanya Smart Home System menjadi fasilitas tambahan yang bisa didapat bagi para pembeli rumah. Namun sebenarnya apa itu Smart Home System? Artikel ini akan mengulas mulai...

10 September 2025

Hati-Hati! Parkir Mobil di Jalan Depan Rumah Bisa Denda Miliaran

Pernah nggak kamu lihat mobil yang diparkir tepat di depan jalan rumah, bahkan mungkin kamu sendiri pernah melakukannya? Di kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, hal ini sudah jadi pemandangan sehari-hari. Banyak orang menganggap parkir...

14 December 2023

15 Jenis Tanaman Depan Rumah, Cantik dan Mudah Dirawat

Menanam tanaman depan rumah merupakan cara untuk menghias hunian. Kegiatan ini sempat menarik banyak peminat semenjak pandemi covid-19 melanda dan nampaknya hingga kini pun masih banyak yang menggemarinya. Aktivitas menanam tanaman memang menjadi ke...