
Menjelang mudik Lebaran, banyak orang mulai menyiapkan rumah agar tetap aman selama ditinggalkan beberapa hari bahkan hingga berminggu-minggu. Mulai dari mengunci pintu, mematikan gas, hingga mencabut beberapa perangkat elektronik dari stop kontak. Namun, apakah kabel TV harus dicabut saat rumah ditinggal mudik?
Sekilas, televisi mungkin terlihat aman karena sudah dimatikan dengan remote. Padahal, sebagian besar TV modern sebenarnya masih berada dalam mode standby, yaitu kondisi ketika perangkat tampak mati tetapi tetap terhubung dengan listrik dan masih menggunakan daya dalam jumlah kecil.
Dalam jangka pendek hal ini mungkin tidak terlalu terasa. Namun jika rumah ditinggalkan dalam waktu lama, kabel TV yang tetap menancap bisa menimbulkan beberapa risiko, mulai dari konsumsi listrik yang terus berjalan hingga potensi kerusakan perangkat akibat lonjakan listrik.
Karena itu, penting untuk memahami apakah kabel TV sebaiknya dicabut sebelum mudik serta apa saja risiko jika perangkat tersebut tetap terhubung dengan listrik saat rumah kosong.
Table of Contents
Apakah Kabel TV Harus Dicabut Saat Mudik?

Secara umum, kabel TV sebaiknya dicabut saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama seperti mudik Lebaran. Langkah ini merupakan bentuk pencegahan sederhana untuk melindungi perangkat elektronik dan menjaga keamanan rumah.
Banyak produsen elektronik bahkan menyarankan untuk mencabut TV dari stop kontak jika perangkat tidak digunakan dalam waktu lama. Televisi yang dimatikan dengan remote sebenarnya belum sepenuhnya terputus dari listrik karena masih berada dalam mode standby dan tetap mengonsumsi sedikit daya listrik.
Selain itu, perangkat elektronik yang tetap terhubung dengan listrik berisiko terkena lonjakan tegangan listrik atau kerusakan komponen jika terjadi gangguan listrik saat rumah kosong. Karena itulah, mencabut kabel TV menjadi salah satu langkah yang direkomendasikan sebelum bepergian dalam waktu lama.
Risiko Jika Kabel TV Tidak Dicabut Saat Mudik
Banyak orang menganggap televisi aman dibiarkan tetap terhubung dengan listrik selama rumah ditinggalkan. Padahal, kondisi ini dapat menimbulkan beberapa risiko, terutama jika rumah kosong selama beberapa hari atau bahkan minggu saat mudik Lebaran. Berikut beberapa risiko yang perlu dipahami jika Anda masih ragu apakah kabel TV harus dicabut sebelum meninggalkan rumah.
1. Risiko Lonjakan Listrik yang Bisa Merusak TV
Salah satu risiko utama jika kabel TV tidak dicabut adalah lonjakan listrik (power surge). Lonjakan tegangan ini bisa terjadi karena gangguan jaringan listrik, pemadaman mendadak, atau sambaran petir di sekitar jaringan listrik.
Ketika lonjakan listrik terjadi, tegangan yang masuk ke perangkat elektronik bisa meningkat jauh melebihi kapasitas normal. Kondisi ini dapat merusak komponen internal televisi seperti power supply, papan sirkuit, atau sekering internal. Dalam beberapa kasus, kerusakan akibat lonjakan listrik bahkan membuat TV tidak bisa menyala sama sekali.
Karena itu, banyak ahli menyarankan untuk mencabut perangkat elektronik dari stop kontak saat tidak digunakan dalam waktu lama, termasuk televisi saat rumah ditinggal mudik.
2. Risiko Kerusakan Akibat Sambaran Petir
Selain lonjakan listrik dari jaringan listrik, petir juga dapat menjadi sumber kerusakan pada televisi. Sambaran petir yang terjadi di dekat jaringan listrik atau antena rumah dapat menyebabkan arus listrik merambat melalui kabel listrik maupun kabel antena.
Arus listrik dari petir bisa memiliki tegangan sangat tinggi sehingga mampu merusak perangkat elektronik yang masih terhubung dengan listrik. Bahkan jika petir tidak langsung menyambar rumah, lonjakan listrik yang dihasilkan tetap dapat menjalar melalui instalasi listrik dan merusak televisi.
Inilah salah satu alasan mengapa banyak orang tua dulu sering mengingatkan untuk mencabut TV saat terjadi hujan disertai petir.
3. Risiko Korsleting Saat Rumah Kosong
Jika kabel TV tidak dicabut saat rumah ditinggalkan, risiko lain yang mungkin terjadi adalah korsleting listrik. Meskipun jarang, perangkat elektronik yang mengalami kerusakan internal atau kabel yang sudah aus dapat memicu hubungan arus pendek.
Ketika rumah kosong saat mudik, tidak ada orang yang dapat segera mematikan listrik jika korsleting terjadi. Dalam kondisi tertentu, korsleting listrik bahkan bisa memicu kebakaran jika tidak segera ditangani.
Selain itu, perangkat yang tetap terhubung ke stop kontak juga bisa dimasuki debu atau hewan kecil seperti cicak dan serangga yang dapat menyebabkan gangguan pada komponen listrik. Hal ini dapat meningkatkan risiko kerusakan perangkat maupun gangguan listrik di rumah.
Karena itu, memahami apakah kabel TV harus dicabut menjadi penting sebagai langkah pencegahan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama.
4. Konsumsi Listrik yang Tetap Berjalan dalam Mode Standby
Banyak orang tidak menyadari bahwa televisi modern masih mengonsumsi listrik meskipun sudah dimatikan dengan remote. Kondisi ini disebut mode standby, yaitu ketika TV tampak mati tetapi masih menerima daya listrik untuk menjaga sistem tetap aktif.
Dalam kondisi standby, televisi biasanya mengonsumsi daya sekitar 2–5 watt. Walaupun terlihat kecil, konsumsi listrik ini tetap berjalan selama perangkat masih terhubung ke stop kontak.
Perangkat seperti TV bahkan sering disebut sebagai “vampire appliances”, yaitu alat elektronik yang tetap menyedot listrik walaupun tidak digunakan secara aktif.
Jika rumah ditinggalkan selama beberapa hari atau minggu saat mudik, konsumsi listrik kecil ini tetap akan berjalan tanpa disadari. Oleh karena itu, mencabut kabel TV bisa menjadi langkah sederhana untuk menghentikan konsumsi listrik yang tidak perlu sekaligus meningkatkan keamanan rumah.
Baca juga: Catat! 10 Alat Elektronik Rumah Tangga Paling Boros Listrik
Kabel TV Mana yang Perlu Dicabut?

Kabel Listrik TV
Kabel utama yang perlu dicabut adalah kabel listrik yang menghubungkan TV dengan stop kontak. Kabel ini merupakan jalur utama aliran listrik menuju perangkat.
Jika kabel listrik dicabut, TV akan benar-benar terputus dari sumber listrik sehingga risiko lonjakan listrik dan konsumsi energi dapat dihindari.
Kabel Antena TV
Selain kabel listrik, kabel antena juga sebaiknya dilepas jika rumah ditinggalkan dalam waktu lama. Hal ini terutama penting jika antena dipasang di luar rumah atau di atap.
Arus listrik dari petir dapat merambat melalui kabel antena dan merusak televisi. Oleh karena itu, mencabut kabel antena dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap perangkat elektronik.
Kabel Tambahan pada Smart TV
Beberapa televisi modern terhubung dengan berbagai perangkat tambahan seperti:
- set-top box TV digital
- kabel HDMI dari konsol game
- kabel LAN untuk internet
Jika ingin lebih aman, kabel-kabel tambahan ini juga bisa dilepas saat rumah ditinggalkan selama mudik.
Baca juga: 10 Panduan dan Tips Instalasi Listrik Rumah Tangga yang Aman
Perangkat Elektronik Lain yang Sebaiknya Dicabut Saat Mudik
Selain televisi, ada beberapa perangkat elektronik lain yang juga disarankan untuk dicabut sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Beberapa perangkat yang biasanya dianjurkan untuk dilepas dari stop kontak antara lain perangkat hiburan seperti konsol game, speaker, serta modem internet. Selain itu, peralatan dapur kecil seperti toaster, microwave, dan coffee maker juga sebaiknya dicabut untuk mengurangi risiko gangguan listrik.
Charger gadget, laptop, serta beberapa peralatan rumah tangga kecil juga termasuk perangkat yang sering dianjurkan untuk dicabut sebelum bepergian. Dengan memutuskan aliran listrik dari perangkat yang tidak digunakan, risiko korsleting dan pemborosan energi dapat diminimalkan.
______
Jadi, apakah kabel TV harus dicabut saat mudik? Jawabannya adalah disarankan untuk dicabut, terutama jika rumah akan ditinggalkan dalam waktu lama. Mencabut kabel TV dapat membantu melindungi perangkat dari lonjakan listrik, mengurangi risiko kerusakan akibat petir, serta menghentikan konsumsi listrik dari mode standby.
Langkah sederhana ini juga menjadi bagian dari persiapan rumah sebelum mudik agar hunian tetap aman selama ditinggalkan. Selain televisi, beberapa perangkat elektronik lain juga sebaiknya dilepas dari stop kontak untuk mengurangi risiko gangguan listrik.
Jika Anda sedang merencanakan pindah ke rumah baru atau mencari hunian yang lebih aman dan nyaman, Anda juga bisa membaca berbagai panduan seputar rumah dan apartemen di blog CariProperti, seperti tips memilih hunian strategis atau panduan membeli rumah pertama.
Dengan hunian yang tepat dan perawatan rumah yang baik, Anda bisa meninggalkan rumah saat mudik dengan lebih tenang.

Author
Rakay Diso
Rakay adalah seorang SEO Writer di CariProperti. Ia sudah berpengalaman selama lebih dari 2 tahun dalam bidang penulisan, khususnya di bidang properti. Mengkhususkan diri, tetapi tidak terbatas, pada topik desain arsitektur, interior, dan gaya hidup urban di rumah, Ia percaya bahwa konten yang berkualitas dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pembaca dalam mengambil keputusan. Kenali Rakay Diso lebih dekat di LinkedIn.