9 Cara Kelola Uang Pesangon Pasca PHK Paling Efektif

icon date 12 Jan 2025

Share:

whatsapptwitterfacebook
link
featured image

CariProperti - Fenomena PHK massal yang kerap kali terjadi pasca pandemi tentu saja menjadi momok bagi para pekerja. Pasalnya jika terkena layoff, maka seorang pekerja akan kehilangan sumber utama penghasilannya dan hanya bisa bergantung pada uang pesangon yang diberikan. Di sisi lain, masih ada kebutuhan yang harus dipenuhi setiap harinya.

Sebagai satu-satunya sumber dana yang ada, uang pesangon harus diatur dengan cermat. Pasalnya, Anda tidak akan pernah tahu sampai kapan Anda akan mendapatkan pekerjaan baru. Oleh karena itu, uang pesangon yang ada tidak boleh dihamburkan dengan sembarangan agar Anda bisa tetap memenuhi kebutuhan hingga beberapa bulan ke depan.

Agar Anda lebih mudah dalam menghemat uang pesangon, yuk, cari tahu cara mengelola uang pesangon PHK agar tidak cepat habis. Sebelum itu, kira-kira berapa sih uang pesangon yang bisa didapatkan seorang pekerja?

Besaran Uang Pesangon PHK

Berdasarkan UU Cipta Kerja, besaran uang pesangon yang akan didapatkan seorang pekerja dibedakan tergantung lamanya masa kerja. Untuk lebih lengkapnya, simak tabel di bawah ini.

Masa Kerja Jumlah Uang Pesangon 
Kurang dari 1 tahun 1 bulan gaji
1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun 2 bulan gaji
2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun 3 bulan gaji
3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun 4 bulan gaji
4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun 5 bulan gaji
5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun 6 bulan gaji
6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun 7 bulan gaji
7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun 8 bulan gaji
8 bulan atau lebih 9 bulan gaji

 

9 Tips Mengelola Uang Pesangon yang Efektif dan Tidak Bikin Boros

1. Cari Tahu dan Hitung Semua Aset yang Dimiliki

cara mengelola uang pesangon: teliti aset

Terkena PHK pastinya membuat emosi sangat bergejolak, marah, sedih, dan bingung menjadi satu. Akan tetapi, di saat seperti ini Anda harus tetap fokus dan tidak terlena dalam emosi agar tetap bisa merencanakan hal dengan matang. Anda bisa memulai dengan mencari tahu dan menghitung semua aset yang Anda punya.

Selama bekerja, Anda pasti telah menyisihkan uang untuk membeli beberapa aset, bisa investasi seperti, emas, saham, dan rumah, atau barang mewah, seperti perhiasan dan kendaraan.

Nah, cobalah hitung berapa kira-kira nominal yang akan Anda dapat jika menjualnya. Kemudian gabungkan dengan uang pesangon Anda. Dengan begini, Anda dapat memperkirakan sampai kapan Anda dapat bertahan dengan uang pesangon.

2. Buatlah Anggaran dengan Sangat Bijak

Setelah mengetahui dan menghitung nilai semua aset yang Anda punya, selanjutnya adalah membuat rincian anggaran untuk kedepannya dengan bijak.

Dengan membuat anggaran keuangan yang rinci, Anda bisa mengetahui semua alokasi dana dan hal apa yang dapat Anda hemat agar uang Anda tidak cepat habis.

Anda dapat melihat tips dan trik membuat anggaran dana di Google atau bertanya ke orang terdekat. Namun, sebaiknya Anda tetap menyesuaikan dengan keuangan dan kebutuhan.

3. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

Mengurangi pengeluaran yang tidak penting wajib Anda lakukan ketika terkena PHK. Pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting hanya akan membuat uang pesangon Anda cepat habis tanpa ada manfaat dalam jangka panjang. Jadi, jika Anda biasanya selalu pergi ke mal atau sekadar nongkrong di kafe setiap minggu, cobalah mulai untuk dikurangi atau berhenti sedari dini.

4. Catatlah Seluruh Pengeluaran dengan Rinci

cara mengelola uang pesangon: budgeting

Catatlah seluruh pengeluaran Anda dengan detail! Cara ini bisa membuat Anda jauh lebih hemat, loh. Dengan mencatat pengeluaran, Anda dapat mengetahui hal apa yang dapat dikurangi atau pengeluaran apa yang over budget. Jadi, Anda bisa mengatur anggaran Anda dengan lebih baik.

5. Sisihkan Uang Pesangon untuk Dana Darurat

Jangan lupa untuk menyisihkan sebagian dari uang pesangon Anda untuk dana darurat. Besarnya tergantung kebutuhan Anda, tetapi sebaiknya Anda memiliki sekitar minimal 6 bulan pengeluaran bulanan untuk dana darurat. Jadi, misalnya Anda memiliki pengeluaran sekitar 5 juta sebulan, maka Anda setidaknya memiliki 30 juta untuk dana darurat.

 

Baca juga: Lelah Cicil KPR Terus? Simak 7 Cara Melunasi KPR Lebih Cepat

 

6. Bijak Sebelum Mengambil Keputusan Besar

Memiliki uang besar dari pesangon dalam satu waktu pastinya sangat menggiurkan untuk dibelanjakan atau melunasi seluruh utang. Akan tetapi, sebaiknya Anda bijak sebelum melunasi seluruh utang. Jangan sampai Anda tidak memiliki uang untuk bertahan hidup.

Untuk mengatasinya, Anda dapat mengajukan perpanjangan pelunasan utang ke pihak terkait hingga Anda mendapatkan pekerjaan baru.

7. Lakukan Pekerjaan Sampingan

Terkena PHK bukan berarti Anda sudah tidak bekerja lagi. Meski di rumah saja, Anda tetap masih bisa mengambil pekerjaan sampingan. Misalnya, jika Anda memiliki kemampuan mendesain, Anda bisa menjadi graphic designer lepas; atau jika Anda mahir mengolah data, maka Anda bisa menjadi data analyst lepas. Saat ini sudah banyak media yang menyediakan lowongan sebagai pekerja lepas, jadi sudah tidak perlu bingung lagi mencari pekerjaan di mana.

Uang pesangon yang Anda punya juga bisa dijadikan modal untuk memulai bisnis, misalnya bisnis kuliner, konveksi, atau peternakan. Sudah banyak orang yang menjadi sukses dengan berbisnis pasca terkena PHK.

8. Cobalah untuk Mengambil Polis Asuransi

Dengan keadaan yang serba tidak pasti serta harga kebutuhan yang semakin mahal, cobalah pertimbangkan untuk mengambil asuransi. Ada banyak jenis polis asuransi yang ditawarkan oleh penyedia asuransi, tetapi pilih polis yang esensial untuk Anda dan bukan untuk memenuhi keinginan Anda. Anda bisa memilih asuransi kesehatan, jiwa, atau pendidikan jika sudah memiliki anak.

 

Baca juga: Investasi Properti Jangka Panjang: Strategi Menuju Bebas Finansial

 

9. Investasi untuk Jangka Panjang

cara mengelola uang pesangon: investasi jangka panjang

Cara kelola dana pesangon yang terakhir adalah mulai untuk berinvestasi jangka panjang. Ada banyak sekali instrumen investasi yang cocok untuk Anda, seperti emas, saham, reksadana, obligasi, atau properti. Seluruh instrumen investasi ini sangat baik untuk masa depan karena dapat memberikan keuntungan berkali lipat dari modal yang dikeluarkan.

Jika Anda memilih properti sebagai instrumen investasi utama, maka Anda dapat memilih CariProperti sebagai teman mencari rumah atau properti terbaik. Di CariProperti Anda bisa menemukan ribuan pilihan properti berkualitas, mulai dari rumah, apartemen, atau ruko dengan harga yang hanya mulai dari Rp500 jutaan. Jadi, sebelum membeli rumah baru di Indonesia, pastikan untuk pilih CariProperti!

_____

Itulah sembilan cara mengelola uang pesangon yang bisa Anda terapkan. Dengan menerapkan tips di atas, mudah-mudahan Anda dapat terus memenuhi seluruh kebutuhan hingga Anda mendapatkan penghasilan tetap. Semoga bermanfaat!

Rakay adalah seorang SEO Writer di CariProperti. Ia sudah berpengalaman selama lebih dari 2 tahun dalam bidang penulisan, khususnya di bidang properti. Mengkhususkan diri, tetapi tidak terbatas, pada topik desain arsitektur, interior, dan gaya hidup urban di rumah, Ia percaya bahwa konten yang berkualitas dapat memberikan dampak positif yang besar bagi pembaca dalam mengambil keputusan. Kenali Rakay Diso lebih dekat di LinkedIn.

Artikel Lainnya

21 May 2025

Bolehkah Take Over KPR ke Bank Syariah? Cek Jawabannya, Syarat dan Tips Take Over KPR

Bunga floating yang membuat tagihan KPR jadi membengkak menjadi masalah yang kerap terjadi saat mengambil KPR. Salah satu langkah bijak yang dapat Anda ambil jika mengalami masalah ini adalah melakukan take over KPR ke bank syariah. Sebetulnya, Anda...

26 June 2026

Apa Itu Amortisasi? Pengertian, Metode Perhitungan, dan Fungsi

Bagi masyarakat awam, istilah amortisasi tentu terdengar sangat asing dan hanya sebuah angin lalu. Namun, bagi para pebisnis atau investor, amortisasi tentu menjadi bagian penting sebagai salah satu faktor penentu arah bisnis. Dalam bisnis, amortisa...

30 April 2025

KPR Xtra Duo BCA: Solusi Punya Rumah Cepat Buat Pasangan Milenial yang Nggak Mau Nunggu Lama

Saya punya sahabat, namanya Dina. Dia dan suaminya, Reza, baru dua tahun nikah. Sejak awal, mereka tinggal di kontrakan kecil. Dina sering cerita betapa pengen banget punya rumah sendiri, tapi ya gimana… gaji mereka berdua masih UMR. Pernah c...

21 July 2025

Kenapa Cicilan KPR Syariah Bisa Lebih Mahal? Ini Penjelasan Lengkapnya

Banyak orang yang tertarik membeli rumah dengan skema KPR Syariah, tetapi kemudian terkejut saat melihat cicilannya yang tampak lebih mahal dibandingkan KPR Konvensional. Apakah KPR Syariah memang selalu lebih mahal? Apa penyebab utamanya? Kali ini,...

29 December 2024

7 Saham Properti Terbaik di Indonesia untuk Masa Tua Lebih Tenang

CariProperti - Selama ini kita selalu diajarkan untuk membeli emas atau rumah sebagai investasi jangka panjang. Memang betul rumah dan emas cocok untuk dijadikan investasi jangka panjang, tetapi harganya terbilang sangat mahal. Maka dari itu, ada alt...